Bandung, 25 April 2026 – Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Jawa Barat turut berpartisipasi dalam Seminar Akselerasi Inovasi Produk Halal UMKM 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Al-Ghifari, Sabtu (25/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi halal sekaligus mendorong kesiapan pelaku usaha menghadapi implementasi Wajib Halal Oktober 2026.
Dalam seminar tersebut, BPJPH Provinsi Jawa Barat diwakili oleh Ketua Tim Kemitraan, Anggi Meliana Devi, yang menyampaikan sosialisasi terkait kebijakan Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 kepada pelaku UMKM dan mahasiswa Program Studi Teknologi Pertanian. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya sertifikasi halal, kesiapan pelaku usaha, serta peluang pengembangan produk halal yang inovatif dan berdaya saing.
Anggi Meliana Devi menjelaskan bahwa implementasi Wajib Halal Oktober 2026 tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga peluang strategis bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk di pasar yang semakin kompetitif.
“Produk halal memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama jika didukung inovasi dan pemahaman yang baik terkait proses sertifikasi halal. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha sangat penting dalam membangun ekosistem halal yang kuat,” ujarnya.
Kegiatan seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi mengenai prosedur sertifikasi halal, pengembangan produk UMKM, hingga tantangan implementasi halal di sektor pangan dan industri olahan. Kehadiran mahasiswa teknologi pertanian juga diharapkan mampu melahirkan inovasi produk halal yang adaptif terhadap kebutuhan pasar dan perkembangan industri.
Melalui kegiatan ini, BPJPH Provinsi Jawa Barat bersama Universitas Al-Ghifari berkomitmen memperluas edukasi halal kepada masyarakat dan generasi muda. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha diharapkan dapat mempercepat implementasi Wajib Halal Oktober 2026 sekaligus memperkuat ekosistem halal yang berkelanjutan di Indonesia.




