Zoom Meeting, 22 Mei 2026 – Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PJPH) Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan sosialisasi terkait implementasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 kepada para pelaku usaha. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas literasi halal sekaligus meningkatkan kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halal.
Sosialisasi menghadirkan Ketua Tim Registrasi Sertifikasi Halal Balai PJPH Provinsi Jawa Barat, Astrie Wijayanthi, sebagai narasumber. Dalam paparannya, Astrie menjelaskan berbagai ketentuan terkait penyelenggaraan Jaminan Produk Halal, dasar hukum penerapan Wajib Halal Oktober 2026, serta tahapan sertifikasi halal yang perlu dipahami oleh pelaku usaha.
Menurut Astrie, sertifikasi halal tidak hanya menjadi kewajiban sesuai regulasi yang berlaku, tetapi juga merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang beredar di masyarakat.
“Penerapan Wajib Halal Oktober 2026 merupakan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan dan kepastian kepada masyarakat terhadap produk yang dikonsumsi. Karena itu, pelaku usaha perlu mempersiapkan diri sejak dini agar proses sertifikasi halal dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu,” jelas Astrie Wijayanthi.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi pelaku usaha untuk memahami manfaat sertifikasi halal dalam meningkatkan kualitas produk dan memperluas peluang pasar. Selain memberikan nilai tambah bagi usaha, sertifikasi halal dinilai mampu meningkatkan daya saing produk di tengah semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap produk halal.
Melalui kolaborasi antara Balai PJPH Provinsi Jawa Barat dan Disperindag Provinsi Jawa Barat, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang memahami pentingnya sertifikasi halal serta siap menghadapi implementasi Wajib Halal Oktober 2026. Sinergi antarinstansi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem halal dan mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan di Jawa Barat.




